kepak sayapmu menantang matahari
Menutupi awan,memadamkan hati
bertambah berat langkahku
mengarungi lautan
sesak kurasakan
karna air mata
rumput mati yang bertiup
menemani langkahku
dalam kesendirian
puing-puing hati ini berubah menjadi debu
bertiup, mengalunkan nada indah
meski hanya sebuah bisikan
kembalilah, dan satukan jiwa kita
lihat dunia menyambut asmara
biarkan sayapmu berkembang
menurunkan aku dalam asa
untuk selamanya


